Segitiga Eksposur untuk Pemula: Memahami Aperture, Shutter Speed, dan ISO
Teknik Dasar

Segitiga Eksposur untuk Pemula: Memahami Aperture, Shutter Speed, dan ISO

T Tim Gofotografer 📅 02 Oct 2026 ⏱️ 2 menit baca
Bagikan:

Pernah memotret lalu hasilnya terlalu gelap, terlalu terang, atau blur padahal objeknya diam? Kemungkinan besar masalahnya ada di eksposur — jumlah cahaya yang ditangkap sensor kamera Anda.

Kabar baiknya: eksposur hanya dikendalikan oleh tiga pengaturan yang saling berhubungan. Fotografer menyebutnya segitiga eksposur: aperture, shutter speed, dan ISO. Kuasai ketiganya, dan Anda tidak akan lagi memotret dengan mode Auto.

1. Aperture: Seberapa Besar Bukaan Lensa

Aperture adalah lubang di dalam lensa tempat cahaya masuk, dinyatakan dalam f-stop: f/1.8, f/2.8, f/8, f/16.

Aturannya terasa terbalik di awal: angka f kecil = bukaan besar = cahaya lebih banyak. Bukaan besar (f/1.8) menghasilkan latar blur cantik (bokeh) untuk potret; bukaan kecil (f/8–f/11) membuat semuanya tajam, cocok untuk landscape.

Tips: Untuk potret dengan latar blur, gunakan angka f terkecil lensa Anda. Untuk pemandangan tajam merata, gunakan f/8 hingga f/11.

2. Shutter Speed: Seberapa Lama Rana Terbuka

Shutter speed adalah lamanya rana terbuka: 1/1000, 1/250, 1/60, 1 detik. Semakin lama terbuka, semakin banyak cahaya — tapi semakin besar risiko blur.

Patokan memotret tanpa tripod: gunakan shutter speed minimal 1/(panjang fokal lensa). Lensa 50mm? Jangan lebih lambat dari 1/50 detik. Memotret anak berlarian? Naikkan ke 1/500 untuk membekukan gerakan.

Tips: Ingin efek air terjun halus seperti kapas? Gunakan shutter speed LAMBAT (1–2 detik) dengan tripod — teknik ini disebut long exposure.

3. ISO: Sensitivitas Sensor Cahaya

ISO 100 cocok untuk siang terang; ISO 6400 untuk tempat gelap. Harganya: ISO tinggi menimbulkan noise (bintik kasar). Aturannya: gunakan ISO serendah mungkin, naikkan hanya bila aperture dan shutter speed tak mencukupi.

Jangan takut menaikkan ISO — foto sedikit noise tapi tajam selalu lebih baik daripada foto gelap dan blur.

Cara Melatihnya: Mode Prioritas Aperture

Mulailah dengan mode A/Av: atur aperture sesuai kebutuhan, biarkan kamera memilih shutter speed, lalu sesuaikan ISO bila shutter speed terlalu lambat. Setelah nyaman, pindah ke mode Manual.

Selamat berlatih! Foto terbaik adalah foto yang diambil, bukan yang direncanakan.

T
Ditulis oleh
Tim Gofotografer

Tim redaksi Gofotografer — fotografer & pendidik yang berbagi ilmu fotografi setiap hari.

💬 Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi! 📸

Tulis Komentar

Komentar dimoderasi sebelum tampil.

📎 Artikel Terkait